kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Menhub ajak KPK awasi proyek MRT dan LRT


Senin, 13 Maret 2017 / 11:45 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendatangi gedung Komisi pemberatasan Korupsi (KPK) untuk melaporkan proyek Light Rail Transit (LRT) dan mass rapid transit (MRT) .

"Kami datang ke KPK untuk mendampingi proyek yang sedang dikerjakan Kementerian Perhubungan," ungkap Budi di Gedung KPK, Senin (13/3). Adapun proyek tersebut diantaranya, LRT di Jabodebek dan Palembang dan Mass Rapit Transit (MRT).

Budi bilang, ada dua hal dampingan yang ingin ditanya dari KPK yakni, pendampingan umum dan pendampingan secara proyek. Dengan keduanya itu, ia berharap proyek tender yang dikerjakan dapat bersih dari korupsi.

Apalagi saat ini, Menhub mengerjakan proyek strategis nasional dengan jumlah yang banyak di seluruh Indondesia. Adapun Menhub meminta dampingan KPK setelah adanya OTT terkait siber pungli di tahun lalu.

Dalam kesempatan yang sama Ketua KPK Agus Rahardjo mengapresiasi langkah Menhub ini. Ia mengharapakan kedepannya proyek tender pemerintah dapat dilakukan transparan agar tidak adanya penyimpangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×