kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Menhub ajak KPK awasi proyek MRT dan LRT


Senin, 13 Maret 2017 / 11:45 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendatangi gedung Komisi pemberatasan Korupsi (KPK) untuk melaporkan proyek Light Rail Transit (LRT) dan mass rapid transit (MRT) .

"Kami datang ke KPK untuk mendampingi proyek yang sedang dikerjakan Kementerian Perhubungan," ungkap Budi di Gedung KPK, Senin (13/3). Adapun proyek tersebut diantaranya, LRT di Jabodebek dan Palembang dan Mass Rapit Transit (MRT).

Budi bilang, ada dua hal dampingan yang ingin ditanya dari KPK yakni, pendampingan umum dan pendampingan secara proyek. Dengan keduanya itu, ia berharap proyek tender yang dikerjakan dapat bersih dari korupsi.

Apalagi saat ini, Menhub mengerjakan proyek strategis nasional dengan jumlah yang banyak di seluruh Indondesia. Adapun Menhub meminta dampingan KPK setelah adanya OTT terkait siber pungli di tahun lalu.

Dalam kesempatan yang sama Ketua KPK Agus Rahardjo mengapresiasi langkah Menhub ini. Ia mengharapakan kedepannya proyek tender pemerintah dapat dilakukan transparan agar tidak adanya penyimpangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×