kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.119   36,00   0,20%
  • IDX 6.162   70,74   1,16%
  • KOMPAS100 808   11,82   1,49%
  • LQ45 616   9,78   1,61%
  • ISSI 213   2,54   1,21%
  • IDX30 347   5,86   1,72%
  • IDXHIDIV20 428   5,53   1,31%
  • IDX80 92   1,39   1,53%
  • IDXV30 117   1,25   1,09%
  • IDXQ30 111   1,82   1,67%

Mengapa konser Slank selalu dilarang?


Rabu, 13 Februari 2013 / 18:11 WIB
ILUSTRASI. Selasa (5/10), IHSG turun 0,86% ke level 6.288,05.


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Timur Pradopo angkat bicara mengenai pelarangan yang dilakukan terhadap grup band Slank untuk melakukan konser. Menurutnya, larangan itu diberikan lantaran konser band yang digawangi oleh Kaka itu kerap berakhir ricuh.

"Begitu ada masalah gara-gara pertunjukan itu, kan kita juga harus lakukan pencegahan. Jangan sampai terulang lagi," kata Timur saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/2).

Dia menambahkan, pada dasarnya, aparat kepolisian tidak pernah melarang diadakannya konser asalkan pertunjukan tersebut berlangsung tertib dan masyarakat terhibur. Namun lantaran kerap berujung ricuh, maka diambil keputusan untuk melarang.

"Secara prinsip tidak ada yang dilarang oleh Polisi, tapi juga harus bisa dipertanggung jawabkan tidak terjadi hal-hal yang melanggar hukum," imbuhnya.

Meski demikian, kata dia, Slank masih diberi kesempatan untuk mengadakan konser di beberapa daerah yang sempat dilarang asalkan bisa menjamin tidak terjadi kerusuhan.

Kasus ini bermula dari dikeluarkannya beberapa kali larangan konser oleh aparat kepolisian terhadap Slank. Mereka pun lantas mengajukan uji materi terhadap pasal 15 UU ayat 2a UU No 2/2002 tentang keramaian ke Mahkamah Konstitusi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×