kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.759   6,00   0,03%
  • IDX 6.587   61,64   0,94%
  • KOMPAS100 863   11,68   1,37%
  • LQ45 654   10,05   1,56%
  • ISSI 229   0,85   0,37%
  • IDX30 366   5,84   1,62%
  • IDXHIDIV20 452   8,95   2,02%
  • IDX80 98   1,44   1,49%
  • IDXV30 125   1,34   1,08%
  • IDXQ30 117   2,12   1,85%

Meneg BUMN: Pekerjaan Rumah Menanti Karen dan Omar


Kamis, 05 Februari 2009 / 16:24 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro

JAKARTA. Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil mengatakan bahwa terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang menjadi tanggung jawab direksi baru PT Pertamina (Persero). Antara lain, menggenjot produksi migas, meningkatkan keselamatan dan keamanan kerja serta membawa Pertamina menjadi non listed public company.

"Pertamina harus menjadi perusahaan migas berkelas dunia," katanya usai pelantikan Direksi dan Komisaris Pertamina di Kantor Menneg BUMN, Kamis (5/1).

Sofyan menegaskan, direksi dan komisaris baru harus bisa membawa perubahan yang lebih baik lagi di lingkungan PT Pertamina. Ia juga menepis anggapan bahwa pergantian ini sarat kepentingan politik karena dilakukan menjelang pemilu 2009.

Hari ini pemerintah memberhentikan Ari Soemarno dan Iin Arifin Takhyan sebagai Dirut dan Wadirut Pertamina. Selanjutnya, pemerintah mengangkat Karen Agustiawan dan Omar S Anwar sebagai Dirut dan wadirut Pertamina. Pemerintah juga mengangkat Sumarsono, Gita Wirjawan, dan Humayun Bosha sebagai anggota dewan komisaris Pertamina

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×