kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Maybank Sekuritas prediksi September deflasi 0,2% karena penurunan harga pangan


Minggu, 29 September 2019 / 18:29 WIB
ILUSTRASI. Pasar tradisional di Tomok, Samosir


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Penurunan harga bahan pangan diyakini menjadi penyebab deflasi pada bulan September 2019.

Strategist Maybank Kim Eng Sekuritas Luthfi Ridho memproyeksi deflasi terjadi sebesar minus 0,2% secara bulanan (mom).

“Deflasi terjadi karena harga makanan segar seperti cabai, ayam, daging sapi, beras, itu turun semua. Di saat yang sama harga perhiasan emas sudah melandai,” tutur Luthfi, Minggu (29/9).

Baca Juga: Ekonom prediksi bulan September akan terjadi deflasi

Adapun, inflasi secara tahunan (yoy) diperkirakan mencapai 3,47%. Hingga akhir tahun, Luthfi meyakini tingkat inflasi berada di bawah 3,5%.

“Inflasi masih aman karena harga minyak mentah dunia cenderung stabil,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan harga sampai minggu ketiga, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sebelumnya menyatakan proyeksi deflasi September 2019 sebesar 0,19%. Sehingga inflasi secara tahunan sebesar 3,48% yoy.

Baca Juga: Harga cabai merah melandai, BI perkirakan September akan deflasi

Sejumlah barang yang diperkirakan memicu deflasi adalah bawang merah, cabai merah, dan daging ayam ras.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×