kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Masyarakat percaya Jokowi-JK soal pembangunan


Selasa, 12 September 2017 / 14:40 WIB


Reporter: Cecylia Rura | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Centre for Strategic and International Studies (CSIS) merilis laporan survei dengan tema Tiga Tahun Jokowi: Kenaikan Elektoral & Kepuasan Publik. Bertempat di Gedung Pakarti, Jakarta, CSIS diwakili oleh Arya Fernandes dan Philips J. Vermonte sebagai moderator acara.

Kabar baiknya, kondisi pembangunan dianggap paling cerah dibandingkan 5 tahun sebelumnya. Responden sebanyak 70,9% berpendapat baik, sementara 8,6% lainnya berpendapat buruk. Sementara 19,8% responden menjawab tidak ada perubahan.

Terkait kemampuan pemerintah dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur, publik pun cukup optimistis atau 70,2%. Ini sama halnya dengan tingkat optimisme publik terhadap kemampuan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yakni 63,7%.

Tapi, kepercayaan masyarakat di masa depan belum terasa di saat ini. Sebab responden sebanyak 42,2% menjawab perbandingan kondisi perekonomian keluarga saat ini dengan 5 tahun lalu tidak mengalami banyak perubahan, 37,5% responden berpendapat baik, sementara 20,3% responden berpendapat buruk.

Sama halnya dengan kondisi perekonomian keluarga, perekonomian Indonesia pun dianggap tidak menunjukkan perubahan signifikan. Sebanyak 41,7% responden berpendapat baik, 35,9% berpendapat tidak ada perubahan dan 22,1% berpendapat buruk.

Pengambilan data ini menggunakan sampel sebanyak 1.000 orang yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia. Adapun margin of error dalam survei ini sebesar +/- 3,1% pada tingkat kepercayaan 95%. Dalam proses pengumpulan data dilakukan pada periode 23-30 Agustus 2017 melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×