kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45672,14   1,07   0.16%
  • EMAS916.000 -1,08%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Mahfud MD sebut ada 689 WNI diduga teroris lintas batas dan eks ISIS di Timur Tengah


Selasa, 11 Februari 2020 / 20:09 WIB
Mahfud MD sebut ada 689 WNI diduga teroris lintas batas dan eks ISIS di Timur Tengah
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD dalam wawancara khusus dengan Kompas di Kantor Redaksi Kompas, Menara Kompas, Jakarta, Kamis (30/1/2020). Mahfud sebut ada 689 WNI diduga teroris lintas batas dan eks ISIS d

Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan, saat ini terdapat 689 WNI yang diduga teroris pelintas batas (foreign teroris fighter) dan eks anggota kelompok teror ISIS yang tersebar di beberapa negara Timur Tengah. 

Hal itu disampaikan Mahfud MD usai mengikuti rapat bersama Presiden Joko Widodo membahas hal tersebut di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2). 

Baca Juga: Pemerintah Indonesia pastikan tidak akan pulangkan eks anggota ISIS

"Berdasarkan data CIA (Central Intelegence Agency), 689. Sebanyak 228 ada identitas dan teridentifikasi. Sisanya 401 tidak teridentifikasi. Sementara dari ICRP (Indonesia Conference on Religion and Peace) ada 185 orang. Mungkin 185 orang itu sudah jadi bagian dari 689 dari CIA," ucap Mahfud MD. 

Ia mengatakan, pemerintah telah memutuskan untuk tak memulangkan WNI teroris pelintas batas dan eks ISIS. 

Namun, pemerintah tetap akan menelusuri secara pasti jumlah WNI yang terafiliasi sebagai teroris pelintas batas dan eks ISIS yang tersebar di Suriah, Turki, dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Langkah ini perlu dilakukan untuk memastikan keterlibatan mereka. 

"Bersamaan dengan itu akan mencari data yang lebih valid tentang jumlah dan identitas orang-orang itu," ucap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu. 

Baca Juga: Menko Polhukam gelar rapat terbatas terkait wacana pemulangan WNI mantan ISIS

Mahfud MD sebelumnya memastikan pemerintah tak akan memulangkan WNI terduga eks ISIS ke Indonesia. "Pemerintah tidak ada rencana memulangkan teroris. Bahkan tidak akan memulangkan FTF (foreign terorist fighter) ke Indonesia," kata Mahfud MD usai rapat bersama Jokowi. 

Ia mengatakan, keputusan itu diambil lantaran pemerintah khawatir para terduga eks ISIS itu akan menjadi teroris baru di Indonesia. Dengan demikian, pemerintah lebih mementingkan keamanan 267 juta WNI yang berada di Indonesia dengan tidak memulangkan para WNI terduga teroris lintas batas itu. (Rakhmat Nur Hakim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahfud Sebut Ada 689 WNI Diduga Teroris Lintas Batas dan Eks ISIS di Timteng"

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×