kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Luhut Ajak Investor Tanamkan Modal di 5 Destinasi Super Prioritas


Sabtu, 10 September 2022 / 09:30 WIB


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan investasi di sektor pariwisata. Salah satu upaya yang terus dikejar oleh pemerintah adalah dalam  melakukan pengembangan lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Adapun lima DPSP tersebut adalah Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Likupang di Sulawesi Utara (Sulut).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak para investor untuk menanamkan modalnya di 5 DPSP tersebut. Hal ini dikarenakan, pemerintah tidak fokus dalam mengembangkan lima DPSP sebagai destinasi pariwisata unggulan saja melainkan juga menjadi destinasi investasi prioritas.

"Untuk itu kami mengundang investor untuk memanfaatkan momentum yang baik ini untuk berinvestasi pada lima DPSP," ujar Luhut dalam Investmen Forum: 5 Super Priority Tourism Destinations, Jumat (9/9).

Baca Juga: Realisasi Investasi Pariwisata Tembus Rp 5,31 Triliun, Ini Pesan Luhut

Oleh karena itu dirinya menghimbau kepada Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia untuk tetap menjaga kepercayaan para investor dan mendorong kemudahan berinvestasi dengan tetap memperhatikan lingkungan dan kearifan lokal.

"Lakukan percepatan proses perizinan dan pemberian insentif investasi," tambahnya.

Tidak hanya itu, Luhut juga meminta kepada Bahlil Lahadalia untuk terus bekerjasama dengan kepala daerah agar dapat memfasilitasi percepatan realisasi investasi. Luhut juga berpesan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif agar dapat meningkatkan promosi pariwisata dan menyelenggarakan event secara masif.  Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat tata kelola destinasi juga perlu untuk dilakukan.

Adapun realisasi investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sepanjang 2020 hingga Kuartal I-2022 telah mencapai Rp 5,31 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×