kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Laju Inflasi di Bengkulu Paling Tinggi


Senin, 02 Agustus 2010 / 13:58 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Hampir semua kota di Indonesia mengalami inflasi pada Juli lalu. Yang paling tinggi terjadi di Bengkulu sebesar 3,03%. Ini merupakan satu-satunya kota yang mengalami inflasi di atas 3%.

“Bulan ini tidak ada daerah yang mengalami deflasi. Sebab, di semua kota mengalami kenaikan harga pangan,” kata Rusman Heriawan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (2/8).

Sedang inflasi yang cukup tinggi terjadi di Dumai dan Probolinggo. Masing-masing mengalami inflasi 2,94%. Sementara di Pontianak 2,89%, Sorong 2,88%, Kupang 2,79%, Balikpapan 2,78%, Mataram 2,68%, Sibolga 2,53%, Singkalawang 2,58%, Pangkal Pinang 2,37%,dan Denpasar 2,33%.

Inflasi yang paling rendah terjadi di di Tanjung Pinang, hanya 0,12%. Kemudian, disusul Jayapura dengan inflasi 0,24%, Mamuju 0,57%, dan Tarakan 0,59%.

Bulan depan, inflasi tersebut diperkirakan akan terus terjadi. Sebab, di Agustus nanti ada bulan puasa, dimana harga bahan pangan naik.

Badan Pusat Statistik mencatat inflasi bulan lalu terjadi akibat tekanan harga bahan-bahan pangan. Pada Juli lalu, inflasi sebesar 1,53%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×