kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

La Nina bakal dongkrak inflasi semester II 2016


Sabtu, 13 Februari 2016 / 15:48 WIB
La Nina bakal dongkrak inflasi semester II 2016


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Adi Wikanto

Kupang. Bank Indonesia (BI) memprediksi akan terjadi kenaikan inflasi di semester II/2016.

Gubernur BI Agus D. W Martowardojo mengatakan, prediksi ini atas dasar dari kemungkinan muncul La Nina pada paruh kedua tahun ini.

La Nina merupakan angin dingin yang membuat kondisi basah pada tanaman.

La Nina akan membuat jenis tanaman bumbu kesulitan tumbuh.

Ujungnya, harga bumbu naik karena pasokan bumbu-bumbu terbatas di pasaran.

Atas hal ini, BI melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memilimalisir risiko tersebut.

“Ada risiko kenaikan inflasi di semester II,” kata Agus, Jumat (13/2).

Adapun, BI memprediksi laju inflasi akan ada dalam rentang 4% plus minus 1% di tahun 2016.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan laju inflasi bulanan Januari 2016 sebesar 0,51% dengan inflasi komponen inti sebesar 0,29%.

Secara year on year (YoY) inflasi Januari 2016 tercatat sebesar 4,14%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×