kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.894   12,00   0,07%
  • IDX 6.288   -85,38   -1,34%
  • KOMPAS100 821   -14,50   -1,74%
  • LQ45 625   -8,53   -1,35%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 350   -4,39   -1,24%
  • IDXHIDIV20 426   -3,39   -0,79%
  • IDX80 94   -1,57   -1,65%
  • IDXV30 117   -1,27   -1,08%
  • IDXQ30 111   -1,01   -0,90%

KPPU dorong sistem kemitraan


Selasa, 11 Juli 2017 / 10:13 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendorong sistem kemitraan dalam berusaha. Hal itu dinilai sebagai solusi ketimpangan ekonomi Indonesia.

Ketua KPPU Syarkawi Rauf mengatakan, jika kemitraan dilakukan maka usaha perudahaan besar dan yang kecil dapat berjalan secara adil. "Sehingga ini dapat menjadi solusi terhadap permasalahan ekonomi kita yang sangat timpang dengan yang kaya dan yang miskin. Ini tercermin dari gini ratio Indonesia yang masih tinggi," jelasnya kepada wartawan, Senin malam (10/7).

Tak hanya dari sisi ketimpangan, kemitraan juga dinilai Syarkawi sebagai solusi dari keadaan ekonomi Indonesia yang cendetung mengarah ke konglomerasi. Yang mana, penguasaan pasar terjadi dari hulu ke hilir oleh satu perusahaan besar.

Hal tersebut, kata dia, kerap terjadi di hampor semua komoditas terutama di komoditas pangan seperti, beras dan minyak goreng.
"Hal-hal tersebut yang bisa diatasi dengan mendorong kemitraan. Adanya kerjasama yang besar dan kecil, sehingga udaha keduanya bisa tumbuh tanpa harus mematikan yang kecil karena masing-masing memiliki porsi dalam ekonomi Indonesia," tukas Syarkawi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×