kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.923   11,00   0,06%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

KPK selidiki proyek pengadaan crane Pelindo II


Selasa, 15 April 2014 / 21:02 WIB
ILUSTRASI. Kementerian PPN/Bappenas mengungkapkan ada lima klaster yang akan pindah ke ibu kota negara (IKN) Nusantara.


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki kasus proyek pengadaan kapal crance di sejumlah pelabuhan atau dermaga. Menurut Johan Budi, Juru Bicara KPK, subyek yang diselidiki dalam tahun anggaran 2010. 

"Nilai proyek puluhan miliar," kata Johan kepada wartawan di Kantor KPK, Jakarta, Selasa (15/4).

Penyelidikan kasus ini lanjut Johan, dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat. Meski tidak merinci beberapa dermaga yang dimaksud, Johan menyebut salah satunya yaitu dermaga di Lampung. Adapun penyelidikan telah dilakukan sejak akhir tahun 2013 lalu.

Sejauh ini, Johan juga mengakui bahwa lembaganya telah memintai keterangan dari sejumlah pihak terkait kasus ini. "Saya kira sudah ada yang dimintai keterangan. Siapa-siapa saja nanti saya konfirmasi lagi, imbuh dia.

Seperti diketahui, hari ini KPK pun menjadwalkan pemanggilan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Richard Joost Lino. Lino dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kasus ini. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, Lino belum juga rampung menjalani pemeriksaan oleh penyelidik KPK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×