kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

KPK periksa Anggoro Widjojo


Rabu, 19 Februari 2014 / 10:58 WIB
ILUSTRASI. Pesepak bola Persebaya Marselino Ferdinan (tengah) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang PSIS saat pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/8/2022). ANTARA FOTO/Moch Asim/hp.


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan Anggoro Widjojo, Rabu (19/2). Anggoro akan menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan pemberian suap terkait proyek Sistem Komunikasi Radior Terpadu (SKRT) di Kementerian Kehutanan, setelah dirinya ditahan KPK.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai tersangka," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha melalui pesan singkat Rabu (19/2).

Anggoro tertangkap di China atas kerja sama KPK dengan Imgrasi Indonesia dan Kepolisian Zhenzhen, China, Rabu (29/1) sore. Buronan KPK dan Interpol tersebut dibawa kembali ke Indonesia melalui Guangzho pukul 16.00 waktu setempat, pada Kamis (30/1).

Anggoro melarikan diri sejak tahun 2009 silam. Anggoro tertangkap kepolisian Zhenzhen lantaran diketahui memalsukan dokumen. Anggoro kemudian dibawa oleh polisi Zhenzhen ke Guangzho yang kemudian dilakukan pemeriksaan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Imigrasi Indonesia.

Selama menjadi buronan, Anggoro Widjojo diketahui menggunakan identitas palsu. Namun, kakak kandung Anggodo Widjojo tetap menggunakan nama Indonesia. Anggoro juga sempat berpindah-pindah tempat saat buron.

Sedikitnya, dia pernah berdomisili di Singapura, Hongkong, dan Zhenzhen.Anggoro yang juga Direktur PT Masaro Radiokom tersebut diduga memberi suap kepada empat anggota Komisi IV DPR yang menangani sektor kehutanan yakni Azwar Chesputra, Al-Amin Nur Nasution, Hilman Indra, dan Fachri Andi Leluas terkait proyek SKRT di Kementerian Kehutanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×