kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Konsumsi premium Januari lalu melonjak 9%


Kamis, 10 Februari 2011 / 15:11 WIB
ILUSTRASI. Jokowi di Nabire Papua


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Konsumsi premium Januari lalu melonjak dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menghitung konsumsi premium melonjak sebesar 9% menjadi 1,9 juta kiloliter.

Dengan kata lain, permintaan masyarakat terhadap premium masih cukup tinggi. "Saya lagi konsentrasi pada BBM PSO karena kenaikannya cukup signifikan," kata Kepala BPH Migas Tubagus Haryono, Kamis (10/2).

Karena itu, BPH Migas sedang memantau SPBU di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang belum menyediakan BBM non subsidi. Pemantauan ini dilakukan agar tidak menimbulkan gejolak saat pembatasan itu resmi berlaku.

Tubagus mengatakan potensi gejolak rawan terjadi di wilayah yang terletak di pinggiran ibukota. "Jadi, bisa saja terjadi rush di daerah pinggiran, paling enggak tiga bulan harus kita cermati," kata Tubagus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×