kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Klaim Ganti Rugi Laut Timor Bisa Capai Rp 1 Triliun


Rabu, 11 Agustus 2010 / 17:22 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah akan mengajukan klaim ganti rugi akibat tumpahan minyak di perbatasan Laut Timor Perairan Australia pada akhir bulan ini. Nilai klaim ganti rugi yang diajukan bahkan lebih besar dari perhitungan awal.

"Kerugian itu bisa mencapai Rp 1 triliun," kata Menteri Perikanan dan Kelautan Freddy Numberi, Rabu (11/8).

Semula pemerintah memperkirakan kerugian awal akibat pencemaran akibat kebocoran minyak di The Montara Well Head Platform di Blok West Atlas-Laut Timor Perairan Australia sebesar Rp 806,17 miliar. Namun, Freddy memperkirakan nilai kerugian itu kemungkinan naik. Hingga sekarang, pemerintah masih menghitungnya.

Freddy optimistis, pemerintah bisa mendapatkan ganti rugi. Sebab, PTTEP sudah memberikan jaminan. "PTTEP akan memberikan ganti rugi, berapa pun tuntutan kita. Sebab, yang membayar ganti rugi tersebut adalah pihak asuransi," kata Freddy.

PTTEP Australasia PTy Ltd merupakan perusahaan pemilik pengeboran minyak tersebut. PTTEP ini merupakan Pertamina-nya Thailand. Pencemaran minyak mentah telah terjadi setahun yang lalu namun baru kini pemerintah mengajukan ganti rugi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×