kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.035   45,00   0,25%
  • IDX 5.873   -113,12   -1,89%
  • KOMPAS100 763   -18,32   -2,34%
  • LQ45 583   -12,03   -2,02%
  • ISSI 203   -3,37   -1,63%
  • IDX30 330   -6,18   -1,83%
  • IDXHIDIV20 410   -5,48   -1,32%
  • IDX80 87   -1,95   -2,19%
  • IDXV30 111   -1,67   -1,48%
  • IDXQ30 107   -1,52   -1,40%

Ketua DPR: Sidarto sangat Soekarnois


Jumat, 05 Juli 2013 / 10:50 WIB
ILUSTRASI. Gunakan tomat sebagai cara memutihkan wajah.


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Ketua DPR Marzukie Alie, menganggap, keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memilih Sidarto Danusubroto untuk menggantikan almarhum Taufiq Kiemas sebagai Ketua MPR, merupakan langkah tepat. Sebab sosok Sidarto adalah sosok yang sangat Soekarnois.

Saat dijumpai Kontan, di Gedung DPR, Jumat (5/7), Marzuki mengapresiasi pilihan Megawati tersebut. Menurutnya, Sidarto dengan usia mencapai 77 tahun, adalah sosok negarawan berpengalaman yang tepat untuk memimpin MPR.

Selain itu, kelebihan lain Sidarto, menurut Marzuki, adalah kedekatannya yang sangat panjang dengan Presiden Soekarno. Sebagai mantan ajudan Presiden Soekarno, ia yakin Sidarto sangat memahami nilai-nilai ajaran Bung Karno. "Saya kira dia sosok yang sangat loyal pada Bung Karno. Soekarno sekali lah," kata Marzuki.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut yakin, dengan terpilihnya Sidarto, program MPR Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan akan berjalan baik. "Saya kira gagasan almarhum Pak Taufik Kiemas itu akan bisa terus berlanjut sehingga kenegarawanan MPR terus terjaga," pungkas Marzuki.

Sebagaima diketahui, Sekretaris Fraksi MPR PDIP, Ahmad Basarah telah mengumumkan secara resmi keputusan PDIP untuk menunjuk Sidarto Danusubroto sebagai Ketua MPR pada Kamis (4/7). Dengan demikian, Sidarto akan menjalankan tugas sebagai Ketua MPR hingga akhir periode 2014.

Posisi Ketua MPR sendiri sejak sebulan terakhir telah mengalami kekosongan. Hal ini disebabkan wafatnya Taufik Kiemas yang menjabat Ketua MPR sekaligus suami Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Taufik meninggal di Singapura pada 8 Juni di Singapura. Taufik wafat akibat serangan jantung setelah kelelahan menjalani serangkaian kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×