kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.054   54,00   0,30%
  • IDX 5.751   -190,38   -3,20%
  • KOMPAS100 761   -24,84   -3,16%
  • LQ45 575   -14,38   -2,44%
  • ISSI 199   -6,62   -3,21%
  • IDX30 326   -7,86   -2,35%
  • IDXHIDIV20 405   -7,33   -1,78%
  • IDX80 86   -2,60   -2,93%
  • IDXV30 110   -3,16   -2,79%
  • IDXQ30 106   -2,28   -2,12%

Kerja Sama KS dan Posco Tak Hambat IPO


Rabu, 04 Agustus 2010 / 11:06 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Rencana PT Krakatau Steel (KS) untuk mendirikan pabrik baru bersama Pohal Steel and Iron Company (Posco) dari Korea Selatan tidak akan mempengaruhi proses penawaran saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO). Bahkan, meskipun pabrik tersebut belum berdiri, IPO akan tetap berjalan.

Sebenarnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustofa Abubakar berharap, pabrik tersebut bisa berdiri sebelum IPO berlangsung. Pemerintah sendiri sudah menargetkan Krakatau Steel bisa melantai di bursa dua bulan ke depan. Sebanyak 20% saham produsen baja itu akan ditawarkan kepada publik. Hanya, hari ini, kedua pihak baru menandatangani kesepakatan bersama. Namun, Mustofa berharap, rencana pendirian pabrik baru tersebut bisa cepat teralisir. Sehingga, bisa menambah kapasitas produksi KS.

Catatan saja, Posco dan KS bakal membangun pabrik baja berkapasitas 5 juta ton per tahun dengan total investasi sebesar US$ 5 miliar. Rencananya, pabrik ini akan dibangun dalam dua tahap. Awalnya, KS dan Posco akan membangun pabrik berkapasitas 3 juta ton dengan investasi US$ 2,5 miliar-US$ 3 miliar dan selesai tiga tahun. Sambil mendirikan pabrik pertama, KS dan Posco juga memulai membangun pabrik kedua berkapasitas 2 juta ton dengan investasi maksimal sebesar US$ 3 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×