kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kerja Pansus Tidak Terpengaruh dengan Resuffle Kabinet Koalisi


Jumat, 05 Februari 2010 / 14:28 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Kerja Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket kasus Bank Century tidak berkait dengan koalisi partai politik dalam pemerintahaan SBY-Boediono. Anggota Pansus dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Misbakhun mengatakan bahwa kerja pansus adalah untuk mengungkapkan kasus yang pelanggaran hukumnya sudah terang benderang.

"Itu juga sesuai dengan perintah SBY untuk ungkapkan kasus ini," ujar Misbakhun di gedung DPR, Jumat (05/2). Artinya, dalam kerjanya Pansus tidak boleh dipengaruhi oleh apa pun termasuk dengan isu resuffle kabinet koalisi SBY-Boediono.

Anggota pansus dari Fraksi Golkar Aziz Syamsudin mengatakan bahwa partai koalisi yang ikut menuntaskan kasus Century tidak akan menutup mata kalau memang ada pelanggaran hukum. Anggota Pansus dari Fraksi PPP Romy Romahurmuzy mengakui, adanya tekanan-tekanan secara bertubi-tubi oleh peserta koalisi. Salah satunya adalah ditetapkannya mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah menjadi tersangka oleh KPK. Bachtiar merupakan salah satu seorang petinggi PPP. Ternasuk juga dipersoalkannya kepemilikan villa di Gunung Halimun dari Ketua Pansus Idrus Marham.

"Ini kebetulan yang terus menerus," ujar Romy. Tapi, dia mengatakan, partainya tidak gentar untuk menuntaskan kasus ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×