kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Kemtan ingin jual manggis dan salak ke Jepang


Rabu, 29 Juli 2015 / 18:37 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) menargetkan bisa meningkatkan ragam buah tropis asal Indonesia ke pasar Jepang. Setelah berhasil memasukkan pisang dan nanas, Kemtan ingin membawa manggis dan salak ke pasar negeri sakura.

Yusni Emilia Harahap, Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (P2HP) Kemtan bilang, buah manggis dan salak sangat laku di Jepang. Namun, selama ini buah itu berasal dari negara lain, seperti Meksiko. "Kualitas manggis Indonesia sudah setara dengan negarai lain, layak dipromosikan," ujar Yusni, Rabu (29/7).

Kemtan optimistis dapat menembus pasar Jepang dengan terus melakukan pembinaan pada produsen manggis agar meningkatkan kualitas produk mereka. Apalagi panen manggis di Indonesia baragam waktunya sehingga bisa memasok secara kontinu ke pasar Jepang.

Untuk salak, Kemtan manilai salak pondoh sudah memiliki kualitas bagus yang bisa dijadikan andalan untuk diekspor ke Jepang. Bila kedua produk ini bisa menembus pasar Jepang, maka Yusni optimistis, ekspor produk buah tropis asal Indonesia akan terus meningkat.

Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan (Kemdag), ekspor pisang Indonesia ke pasar global dari tahun 2010 sampai dengan 2014 meningkat sebesar 256,30%. Nilai ekspor pisang Indonesia ke pasar global tahun 2010 sebesar US$ 48.000. Namun pada tahun 2014 nilai ekspor pisang ke pasar dunia meningkat tajam menjadi US$ 16,18 juta. Negara tujuan utama yaitu Tiongkok, Kuwait dan Saudi Arabia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×