kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Kemenkominfo Terima 1.859 Aduan Penyalahgunaan Rekening untuk Judi Online


Kamis, 20 Juli 2023 / 13:54 WIB
Kemenkominfo Terima 1.859 Aduan Penyalahgunaan Rekening untuk Judi Online
ILUSTRASI. Kemenkominfo menerima 1.859 aduan penyalahgunaan rekening untuk judi online selama tahun 2023. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melaporkan telah menerima sebanyak 1.859 aduan penyalahgunaan rekening perbankan untuk kegiatan judi online selama periode Januari - 17 Juli 2023. 

"Sepanjang Januari sampai 17 Juli 2023, Kemenkominfo telah menerima 1.859 aduan pemanfaatan rekenung perbankan untuk kegiatan judi online," jelas Menkominfo Budi Arie Setiadi dalam konferensi pers judi online, Kamis (20/7). 

Kemenkominfo telah melakukan pemantauan dan memutuskan akses terhadap segala bentuk penyebaran konten perjudian online. Pihaknya juga telah bekerja sama dengan penegak hukum terkait hal ini. 

Baca Juga: Komisi I DPR Minta Menkominfo Memberantas Tuntas Judi Online

Lebih lanjut, ia pun mengatakan sejak tahun 2018 hingga 19 Juli 2023, Kemenkominfo telah melakukan pemutusan akses terhadap 846.047 terkait perjudian online. 

"Bahkan dalam seminggu terakhir sejak 13-19 Juli 2023 terdapat pemutusan 11.333 konten perjudian online," kata Budi. 

Kemudian, ia menjelaskan modus penawaran judi online juga beragam mulai dari penawaran lewat SMSd an WhatsApp. Untuk itu pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan dengan pihak operator seluler untuk menyaring berbagai pesan terkait judi online. 

"Jadi SMS ini memang modus baru, tadi di bahas di rapim untuk bagaimana kita kerja sama dengan operator memastikan sms blasting ini diawasi," terang Budi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×