kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Kemendag keluarkan persetujuan impor mentah untuk semester I-2020


Rabu, 19 Februari 2020 / 13:23 WIB
ILUSTRASI. Mendag Agus Suparmanto saat bertemu wartawan


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) telah mengeluarkan Persetujuan Impor (PI) untuk impor gula mentah (raw sugar) untuk gula kristal rafinasi (GKR).

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, PI yang dikeluarkan setengah dari kuota impor tahun 2020.

Baca Juga: Petani tebu khawatir produksi gula tahun 2020 di bawah 2 juta ton

"Setahun itu kurang lebih 3 juta ton, tahun ini sudah keluar sampai enam bulan ke depan, separuhnya," ujar Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (19/2).

Asal tahu saja, sebelumnya industri meminta untuk izin impor raw sugar segera dikeluarkan. Pasalnya stok GKR yang ada di industri sudah mulai menipis.

Sedangkan menjelang masa puasa dan lebaran, produksi akan semakin tinggi. Bahkan sebagian pabrik bahkan kabarnya sudah menghentikan produksi.

Baca Juga: Industri gula rafinasi kantongi izin impor 1,1 juta ton untuk semeter I 2020

Asal tahu saja, sebelumnya melalui rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah diputuskan kuota impor raw sugar tahun 2020 sebesar 3,2 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×