kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Kebijakan Tarif Pajak 0,5% Tanpa Batas Waktu Dikhawatirkan Hambat UMKM Naik Kelas


Senin, 03 November 2025 / 05:36 WIB
Kebijakan Tarif Pajak 0,5% Tanpa Batas Waktu Dikhawatirkan Hambat UMKM Naik Kelas
ILUSTRASI. Pelaku umkm kain sutra memintal benang sutra saat pameran di Tangerang, Jumat (31/1/2025). Pemerintah berencana memperpanjang pemberlakuan tarif pajak penghasilan (PPh) final 0,5% untuk UMKM tanpa batas waktu.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

Ia pun menyarankan agar kebijakan permanen ini tetap disertai evaluasi setiap tiga tahun untuk menilai dampaknya terhadap kepatuhan, penerimaan negara, dan mobilitas vertikal UMKM dalam sistem ekonomi formal.

Senada, Pengamat Pajak dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), Fajry Akbar, menilai sebaiknya kebijakan PPh final diberikan dengan batas waktu tertentu.

Menurutnya, insentif pajak yang terlalu lama justru bisa menjadi disinsentif bagi UMKM untuk berkembang.

Baca Juga: Inspiratif! Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Curi Perhatian, Catat 25 Juta Views

“Banyak studi menemukan bahwa pelaku UMKM cenderung akan nyaman dengan status tersebut untuk terus mendapatkan perlakuan khusus atau insentif,” kata Fajry.

Ia menambahkan, kecenderungan itu bisa membuat UMKM enggan berekspansi, sehingga dampak ekonomi dari insentif justru terbatas dan berisiko menahan laju pertumbuhan ekonomi.

Sebagai alternatif, Fajry menyarankan pemerintah memberikan insentif berupa pengurangan beban pajak atau biaya administrasi yang lebih rendah.

“Misalnya, skema pajak ditanggung pemerintah (DTP) untuk sektor tertentu yang bersifat temporer, terutama saat terjadi guncangan ekonomi,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×