kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kebakaran hutan di Riau ganggu produksi migas


Senin, 17 Maret 2014 / 13:59 WIB
ILUSTRASI. Kurs Dollar-Rupiah di BRI Jelang Tengah Hari ini, Rabu 26 Oktober 2022./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/02/09/2021.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Asap tebal akibat kebakaran hutan di Riau tidak mengganggu penerbangan saja, sektor lainnya juga ikut terkena dampaknya.

Staf Khusus Kepresidenan bidang ekonomi dan pembangunan, Firmanzah menjelaskan beberapa sektor industri yang terganggu di antaranya adalah harga sejumlah komoditas dan migas.

"Harga sejumlah komoditas perkebunan ikut anjlok," ujar Firmanzah, Senin (17/3) di Jakarta. Hal itu dipicu oleh merosotnya produksi hasil perkebunan karena gangguan asap dan juga transportasi yang terganggu.

Sedangkan untuk sektor migas yakni terhentinya kegiatan operasional yang membuat potensi hilangnya produksi mencapai 12 ribu barel per hari.

Menurut Firmanzah Kejadian ini bukan yang pertama, tetapi hampir setiap tahun. Di mana setiap musim kemarau, sejumlah pihak ramai melakukan pembakaran lahan gambut, untuk memperluas area perkebunan.

Jika kejadian seperti ini terus berulang, dipastikan bakal mengganggu lifting migas nasional dan perekonomian secara nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×