kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Ke LP Sukamiskin, Priyo harus jelaskan tujuannya


Senin, 03 Juni 2013 / 11:29 WIB
ILUSTRASI. Tim peneliti khusus WHO tiba di Institut Ilmu Pengetahuan Virus di Wuhan, provinsi Hubei, China, Rabu (3/2/2021). REUTERS/Thomas Peter


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kunjungan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Golongan Karya (Golkar) Priyo Budi Santoso ke Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin menyulut perhatian publik. Tak terkecuali para pejabat dan dari Partai Golkar. Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono menilai, kunjungan tersebut urusan pribadi Priyo dan bukan kepentingan Golkar.

Agung mengaku tidak tahu apakah kunjungan Priyo itu memiliki kaitannya dengan persoalan korupsi Al Quran. "Saya tidak tahu pertemuan itu apa, tapi saya kira itu soal pribadi," ujar Agung, Senin (3/6). Dalam kunjungan tersebut, Priyo sempat berbincang dengan narapidana korupsi Fahd Rafiq selama kurang leibh 10 menit.

Meskipun mengaku tidak tahu, Agung mengatakan, Priyo harus menjelaskan apa yang menjadi dasarnya melakukan kunjungan mendadak itu di LP Sukamiskin kepada masyaraat dan petinggi partai Golkar. Tujuannya, agar masyarakat tidak bertanya-tanya dan mengambil kesimpulan sendiri soal kunjungan tersebut. "Saya rasa juga harus dijelaskan ke Pak Ical (Aburizal Bakrie)," desak Agung.

Seperti diketahui, Priyo mendatangi LP Sukamiskin Bandung, Sabtu (1/6). Politisi partai Golkar tersebut bertemu beberapa penghuni LP, termasuk Fahd Rafiq, terpidana korupsi dana penyesuaian infrastruktur daerah dan juga saksi kasus pengadaan Al Quran. Fahd pernah menyebut Priyo di sidang.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×