kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Kasus Turun Drastis, Penurunan Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Lambat


Senin, 14 Maret 2022 / 23:10 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap penurunan tingkat kematian akibat Covid-19 yang berjalan lambat, terutama di Jawa Tengah. 

Penyebab utama kematian, menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, banyak pasien Covid-19 yang memiliki komorbid dan belum melakukan vaksinasi lengkap.

“Saya mengingatkan bagi masyarakat yang memiliki komorbid atau lansia untuk segera dirawat di rumahsakit jika (terkonfirmasi) positif Covid-19,” katanya dalam konferensi pers, Senin (14/3).

Kementerian Kesehatan mencatat, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia selama pekan lalu turun hanya 1,98% dari minggu sebelumnya.

Dalam Pembaruan Epidemiologi Mingguan Covid-19 yang WHO rilis Selasa (8/3) pekan lalu, Indonesia masuk dalam daftar negara dengan angka kematian mingguan tertinggi akibat Covid-19 selama 28 Februari hingga 6 Maret 2022.

Baca Juga: Waspada! Penyebaran Omicron BA.2 yang Lebih Menular Mulai Dominan di Indonesia

Angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia pada periode itu mencapai 2.099 atau melonjak 23% dibanding pekan sebelumnya.  

Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, kematian pasien Covid-19 di beberapa rumahsakit didominasi oleh pasien yang mempunyai komorbid, kelompok lansia, dan pasien yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap.

"Tidak semuanya pasien meninggal karena Covid-19, tetapi ada juga yang meninggal dengan Covid-19," ujarnya, Senin (7/3) pekan lalu, dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet.

"Hasil audit kematian di rumahsakit menunjukkan, mayoritas kasus meninggal tersebut adalah lansia dengan komorbid berupa diabetes, hipertensi, dan gagal ginjal," ungkap dia.

Mengacu data kumulatif dari 21 Januari hingga 6 Maret 2022, 70% dari 8.239 pasien Covid-19 meninggal di rumahsakit belum divaksinasi lengkap, 56% di antaranya lansia, dan 51% memiliki komorbid. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×