CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Kasus Covid-19 melonjak, pemerintah siapkan tambahan tenaga kesehatan


Senin, 12 Juli 2021 / 15:07 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan di tengah lonjakan kasus Covid-19, pemerintah siapkan tambahan tenaga kesehatan


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah akan menyiapkan tambahan tenaga kesehatan untuk penanganan pandemi virus corona (Covid-19).

Lonjakan kasus positif Covid-19 saat ini membuat tenaga kesehatan berkurang. Tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 harus menjalani isolasi mandiri sehingga petugas yang ada berkurang.

"Memang kita membutuhkan tenaga perawat dan dokter," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers usai rapat terbatas, Senin (12/7).

Pemerintah akan melakukan finalisasi distribusi tenaga kesehatan bersama dengan asosiasi profesi. Selain itu, tenaga kesehatan juga akan mendapatkan dosis ketiga vaksin Covid-19 yang diharapkan dapat menjaga tenaga kesehatan.

Baca Juga: Inilah mekanisme pencairan insentif tenaga kesehatan (Nakes)

Budi bilang saat ini dibutuhkan tambahan sekitar 3.000 dokter untuk menangani pandemi. Berdasarkan perhitungan, terdapat sekitar 3.900 dokter yang sedang menjalani internship.

"Jadi kita juga sudah mempersiapkan dokter-dokter tersebut yang baru lulus internship untuk segera masuk," terang Budi.

Selain dokter, dibutuhkan pula tambahan hingga 20.000 tenaga perawat. Pemerintah telah mengidentifikasi jumlah tenaga perawat yang telah lulus pendidikan, lulus uji kompetensi, dan dalam pendidikan tingkat akhir.

"Atas instruksi bapak presiden, kami akan bicara dengan pak menteri pendidikan bagaimana bisa menggerakkan perawat-perawat ini lebih cepat masuk ke praktik," jelasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, saat ini tambahan kasus telah lebih dari 35.000 kasus per hari. Sedangkan jumlah aktif sebanyak 376.015 kasus.

Selanjutnya: Kemenkes, AP II, dan Traveloka hadirkan Vaksinasi di Bandara mulai hari ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×