kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Karena KUR, SBY peroleh penghargaan


Senin, 22 Oktober 2012 / 13:21 WIB
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan hasil Rapat Dewan Gubernur BI di Jakarta (25/5/2021).


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


YOGYAKARTA. Karena dianggap sukses menjalankan program Kredit Usaha Rakyat (KUR), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima penghargaan dari Global Microcredit Summit Campaign. Direktur Global Microcredit Larry Reed menilai, KUR telah mampu memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan taraf hidupnya.

"Suatu penghargaan kepada Presiden Susilo atas visi menunjukan contoh kepada masyarakat dunia. Mendorong sektor mikro untuk mengurangi kemiskinan dan ini bisa memberikan contoh kepada masyarakat dunia," kata Reed saat pembukaan International Microfinance Conference, Senin (22/10).

KUR dikucurkan khusus bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan koperasi yang layak namun tidak mempunyai agunan untuk memperoleh kredit. Kredit ini dijamin oleh pemerintah.

Peluncuran perdana diluncurkan perdana pada 15 November 2007 silam. Sampai Agustus 2012 lalu, realisasi pengucuran KUR melalui tujuh bank nasional  telah mencapai Rp 76, 68 triliun. Nasabahnya sudah mencapai 8 juta.

Menanggapi penghargaan itu, SBY menyatakan, pengakuan dunia atas program KUR ini bukan semata-mata untuk dirinya melainkan juga untuk bangsa Indonesia. "Dengan segala kerendahan hati, saya mengucapkan terima kasih atas penganugerahan letter of recognition," katanya.

Sejalan dengan itu, SBY mengajak seluruh pelaku micro finance dan masyarakat untuk terus menggerakan kebijakan KUR. Tujuannya untuk mengurangi angka pengannguran dan mencegah melebarnya angka kesenjangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×