kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Karantina pelaku perjalanan dari luar penting untuk kurangi risiko penularan Covid-19


Selasa, 19 Oktober 2021 / 19:39 WIB
ILUSTRASI. Karantina pelaku perjalanan dari luar penting untuk kurangi risiko penularan Covid-19


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seorang selebrgram berinisial RV jadi buah bibir karena kabur dari proses karantina Wisma Atlet, Pademangan, Jakarta Utara.

Pakar Epidemiologi sekaligus Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 RS UNS Surakarta Tonang Dwi Heriyanto mengatakan, proses karantina penting bagi pelaku perjalanan dari luar negeri. Ia bilang karantina adalah upaya yang memisahkan sesorang yang terpapar Covid-19. Baik dari riwayat kontak atau riwayat berpergian ke wilayah yang telah terjadi transmisi komunitas.

Kata Tonang, sekalipun RV belum menunjukkan gejala apapun atau sedang dalam masa inkubasi, karantina Covid-19 harus dilakukan sesuai prosedur. Tujuannya untuk mengurangi risiko penularan.

Baca Juga: Indonesia bakal coret negara dari daftar yang boleh masuk RI kalau melakukan hal ini

“Seharusnya semua orang yang memenuhi kriteria, tetap harus menjalani karantina dan isolasi. Tidak ada pengecualian,” kata Tonang kepada Kontan.co.id, Selasa (19/10).

Tonang menambahkan, selain karantina Covid-19, isolasi juga penting untuk diterapkan. Sebab isolasi adalah upaya memisahkan seseorang yang sakit dan membutuhkan perawatan Covid-19 atau seseorang terkonfirmasi dinyatakan positif Covid-19.

“Keduanya untuk mengurangi risiko penularan. Ini penting bukan hanya untuk kesehatan dan keselamatan diri sendiri tapi juga orang lain,” ujarnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: WNA yang mau masuk Indonesia harus penuhi 5 syarat ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×