kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.872   26,00   0,15%
  • IDX 8.827   -109,65   -1,23%
  • KOMPAS100 1.217   -11,71   -0,95%
  • LQ45 861   -6,68   -0,77%
  • ISSI 321   -3,38   -1,04%
  • IDX30 438   -1,39   -0,32%
  • IDXHIDIV20 517   0,41   0,08%
  • IDX80 135   -1,27   -0,93%
  • IDXV30 143   -0,60   -0,41%
  • IDXQ30 141   0,29   0,20%

Kadin: Sebaiknya pemerintah cabut subsidi solar


Jumat, 14 September 2018 / 22:11 WIB
Kadin: Sebaiknya pemerintah cabut subsidi solar
ILUSTRASI. ANALISIS - Rosan Roeslani


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani berpandangan bahwa pemerintah perlu mencabut subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk menekan current account deficit (CAD).

"Menurut saya, pada ujungnya subsidi BBM itu harus dilepas karena itu salah satu yang berkontribusi terbesar (ke CAD)," kata Rosan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Jumat (14/9).

Rosan menyebut, kenaikkan harga Solar juga akan mampu menahan konsumsi BBM sehingga menekan impor minyak mentah yang selama ini berkontribusi besar dalam CAD. Pemerintah tak perlu takut ambil kebijakan yang tidak populer demi perekonomian yang stabil. Namun, tetap perlu membuat kajian terkait dampak dari keputusan tersebut.

Sebab, kata Rosan, kenaikan Solar akan berdampak pada inflasi yang tinggi dan ujung-ujungnya menekan pengeluaran konsumsi rumah tangga. "Ini yang harus disikapinya seperti apa, karena akan pengaruhi daya beli, tapi menurut saya tetap harus dilepas," jelas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×