kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Kabar Pasokan Minyak 30 Juta Barel dari Abu Dhabi, Bahlil: Masih Penjajakan


Rabu, 28 Oktober 2026 / 17:42 WIB
Kabar Pasokan Minyak 30 Juta Barel dari Abu Dhabi, Bahlil: Masih Penjajakan
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (KONTAN/Arif Ferdianto)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia buka suara terkait kabar penerimaan pasokan minyak sebesar 30 juta barel dari Uni Emirat Arab (UEA). 

Menurutnya, rencana tersebut sejauh ini masih digodok dan belum final. Pihaknya terus mengkaji dan melakukan pertimbangan atas berbagai opsi pasokan minyak mentah yang masuk dari berbagai negara mitra kerja sama.

"Itu masih potensi ya, belum saya berlakukan, Itu semuanya masih proses penjajakan ya," ujarnya saat ditemui usai acara FOREK Hulu Migas 2026 di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Sayangnya, Bahlil tak membeberkan lebih lanjut bagaimana dan kapan pasokan minyak mentah jumbo dari Abu Dhabi itu bakal masuk ke tanah air.

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan Uni Emirat Arab (UEA) akan memasok minyak mentah ke tanah air. 

Baca Juga: Kementerian ESDM Tegaskan Impor Minyak Bisa lewat Pertamina dan BLU

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto menyampaikan, kepastian komitmen pasokan pasokan energi fosil tersebut didapatkan setelah adanya komunikasi resmi antara pihak diplomatik UEA dengan pemerintah Indonesia. 

"Dan juga melaporkan bahwa Duta Besar Abu Dhabi menyampaikan bahwa pemerintahan (UEA) segera akan mengirim minyaknya ke Indonesia sampai dengan 30 juta barel," ujarnya dalam acara INPEX – FEED Completion Ceremony, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Djoko mengungkapkan, rencana pengiriman pasokan minyak tersebut diklaim tidak akan membebani keuangan negara. Dia bilang, fasilitas pengangkutan komoditas migas menuju wilayah Indonesia juga disiapkan sepenuhnya oleh pemerintah Abu Dhabi. 

"Tanpa biaya, tanpa working capital termasuk free kapalnya. Ini suatu kabar yang bagus juga buat kita," tandasnya. 

Hal ini tentunya membawa angin segar bagi Indonesia di tengah upaya pemerintah mencari alternatif pasokan BBM dari berbagai negara.

Baca Juga: Bahlil Lapor Prabowo Pastikan Pasokan LPG hingga Minyak Mentah Aman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×