kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.175
  • SUN95,28 0,00%
  • EMAS663.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.08%
  • RD.CAMPURAN 0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Jumlah pengangguran terbuka Indonesia 7,24 juta

Kamis, 15 Januari 2015 / 16:50 WIB

Jumlah pengangguran terbuka Indonesia 7,24 juta

Berita Terkait

WONOSOBO. Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri mengatakan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus 2014 jumlah pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 7,24 juta orang.

"Tingkat pengangguran terbuka tersebut menunjukkan kenaikan jika dibandingkan Februari 2014, di mana jumlah penganggur terbuka sebanyak 7,15 juta orang," katanya pada peresmian Padat Karya Pembangunan Jembatan Gantung Berbasis Sumberdaya Lokal di Desa Slukatan, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Kamis (15/1).


Menurut dia kenaikan tingkat pengangguran tersebut harus diwaspadai karena berpotensi menjadi ancaman ledakan pengangguran di tengah krisis ekonomi global dan terjadinya bonus demografi di Indonesia.

Secara konsisten, katanya Kementerian Ketenagakerjaan terus melakukan upaya penanggulangan pengangguran dan kemiskinan melalui lima pilar utama program perluasan dan penciptaan lapangan kerja, meliputi perbaikan layanan dan sistem informasi ketenagakerjaan, peningkatan keterampilan dan kapasitas pekerja, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah serta kewirausahaan.

Kemudian peningkatan pembangunan infrastruktur termasuk infrastruktur berbasis komunitas dan program darurat ketenagakerjaan. Ia mengatakan pilar peningkatan pembangunan infrastruktur berbasis komunitas, saat ini direalisasikan oleh Kemenaker dalam bentuk peningkatan kualitas dan modifikasi kegiatan padat karya infrastruktur yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masyarakat setempat atau yang dikenal dengan istilah pengembangan padat karya berbasis sumber daya lokal.

Ia menuturkan tujuan kegiatan padat karya berbasis sumber daya lokal ini tidak hanya sebatas pada penyerapan penganggur dan setengah penganggur semata, namun juga diarahkan pada upaya perencanaan yang baik, peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan material lokal secara optimal, peningkatan kualitas infrastruktur melalui penempatan tenaga-tenaga pendamping dalam pelaksanaan pekerjaan, dan pembentukan regu pemelihara untuk merawat hasil pekerjaan padat karya.

Pada 2014, Kemenakertrans telah melaksanakan kegiatan padat karya berbasis lokal secara pilot proyek di lima wilayah, yaitu di Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Pandeglang dalam bentuk padat karya pembangunan jembatan.

"Pilot proyek padat karya tersebut bukan saja diharapkan dapat menyerap tenaga kerja penganggur dan setengah penganggur, namun secara linear juga diharapkan mampu meningkatkan akses bagi kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan interaksi sosial, khususnya pada daerah-daerah terpencil yang menjadi target lokasi kegiatan," katanya.

Menaker mengatakan upaya penanggulangan pengangguran merupakan pekerjaan yang kompleks. Oleh karena itu, implementasi program perluasan kesempatan kerja sektor informal harus dilaksanakan secara sinergi dan terintegrasi dengan melibatkan stake holder terkait, yaitu pemerintah pusat dan daerah, para pelaku usaha serta kelompok masyarakat sehingga program-program tersebut nantinya dapat memberikan hasil yang optimal bagi pembangunan ekonomi masyarakat pedesaan.

Sumber : Antara
Editor: Yudho Winarto

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0605 || diagnostic_web = 0.4195

Close [X]
×