kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.925   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.001   -8,92   -0,15%
  • KOMPAS100 771   -2,61   -0,34%
  • LQ45 590   -1,91   -0,32%
  • ISSI 209   0,49   0,23%
  • IDX30 328   -0,56   -0,17%
  • IDXHIDIV20 420   0,97   0,23%
  • IDX80 88   -0,26   -0,30%
  • IDXV30 114   0,32   0,29%
  • IDXQ30 107   -0,06   -0,06%

Jokowi minta reformasi hukum dari hulu ke hilir


Selasa, 17 Januari 2017 / 15:14 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan, saat ini akses keadilan hukum bagi masyarakat masih belum tercipta. Masih banyak masyarakat marginal yang belum mendapatkan pelayanan maksimal di bidang bantuan hukum.

"Banyak di antara mereka yang belum dapat akses memadai untuk memperjuangkan keadilan," katanya saat membuka Rapat Terbatas tentang Lanjutan Pembahasan Reformasi Hukum di Kantor Presiden, Selasa (17/1).

Atas masalah itulah Jokowi mengatakan, 2017 ini pemerintahannya akan mengatasi masalah tersebut. Dia ingin agar ketimpangan masyarakat dalam mendapatkan akses keadilan bisa segera diatasi.

Dia memerintahkan menterinya untuk segera mewujudkan itu. "Lakukan reformasi hukum, jangan hanya berhenti di sisi hilir, tapi juga hulu, lakukan pembenahan regulasi, prosedur yang diperlukan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×