kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Jokowi minta pencairan bantuan dipercepat untuk dorong pemulihan ekonomi


Senin, 14 September 2020 / 13:20 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (Jokowi)


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta percepatan pemberian bantuan di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Tujuannya untuk menggenjot program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Jokowi menegaskan PEN harus didorong terutama dalam kuartal ketiga tahun ini.

"Terkait pemulihan ekonomi nasional, kita masih punya waktu sampai akhir september untuk meningkatkan daya ungkit kita, meningkatkan daya beli masyarakat meningkatkan konsumsi rumah tangga," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas di Istana Merdeka, Senin (14/9).

Guna mendorong konsumsi tersebut maka bantuan disediakan untuk masyarakat. Terutama bantuan yang bersifat tunai dan transfer yang dapat secara langsung dimanfaatkan.

"Saya minta seluruh program insentif yang sifatnya cash transfer agar benar-benar diperhatikan, dipercepat," terang Jokowi.

Asal tahu saja, pandemi Covid-19 saat menekan ekonomi Indonesia. Indonesia terancam masuk dalam resesi bila pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga kembali mengalami kontraksi.

Pada kuartal II 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi atau minus 5,32%. Diharapkan dengan meningkatnya konsumsi, pertumbuhan ekonomi bisa kembali positif.

Selanjutnya: Berbeda dengan Anies, PSBB seperti ini yang diinginkan Jokowi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×