CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Jokowi minta bantuan partai koalisi siapkan regulasi Ibu Kota Negara (IKN) baru


Rabu, 25 Agustus 2021 / 22:34 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo bersama Menhan Prabowo Subianto.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Koalisi Indonesia Maju.

Terdapat 7 partai koalisi Indonesia Maju yakni PDI Perjuangan, Golkar, Partai Gerindra, Partai NasDem, PKB, PPP, dan PAN. Salah satu pembahasan dalam pertemuan tersebut berkaitan dengan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Sebagai informasi, sebelumnya Jokowi memang berencana memindahkan IKN ke Kalimantan Timur. Hal itu untuk memisahkan antara pusat pemerintahan dengan pusat perekonomian.

Baca Juga: Ada PAN di pertemuan parpol koalisi Jokowi, Johnny Plate: Sahabat baru koalisi

"Tindak lanjut pembangunan ibu kota negara baru akan dilanjutkan melalui persiapan legislasi primer berupa UU IKN yang akan mulai diproses bersama DPR RI," ujar Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny Plate usai pertemuan, Rabu (25/8).

Johnny menyebut kondis pandemi virus corona (Covid-19) berdampak pada rencana pemindahan IKN. Sehingga akan terdapat penyesuaian jadwal.

Kemarin, Selasa (24/8), Jokowi juga sempat meninjau sodetan akses jalan menuju IKN di sela kunjungan kerja ke Kaltim. Peninjauan tersebut dilakukan bersama Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Prabowo menambahkan saran bahwa lokasi calon IKN merupakan lokasi yang strategis. Menurutnya, harus ada keberanian untuk memindahkan ibu kota sehingga bisa memisahkan pusat pemerintahan dari pusat ekonomi.

"Kita harus ada keberanian untuk memindahkan ibu kota, memisahkan pusat pemerintahan dari pusat keuangan, perdagangan, industri," ungkap Prabowo.

Prabowo menilai, pemindahan ibu kota negara sudah disiapkan dengan matang melalui berbagai studi dan pertimbangan. Untuk itu, pihaknya juga mendukung rencana tersebut untuk diteruskan.

Baca Juga: PAN hadir dalam pertemuan partai koalisi, Johnny Plate bantah akan ada reshuffle

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×