kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Jokowi beri deadline olah sampah jadi listrik


Jumat, 05 Februari 2016 / 16:07 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada anak buahnya agar pengembangan sampah menjadi sumber energi listrik digeber.

Perintah tersebut dia berikan dalam Rapat Terbatas tentang Kebijakan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah dan Perceppatan Pembangunan Pembangkit Listrik Berbasis Sampah di Kantor Presiden Jumat (4/2).

Dalam rapat yang dihadiri beberapa menteri Kabinet Kerja, antara lain; Darmin Nasution (Menko Perekonomian), Bambang Brodjonegoro (Menteri Keuangan), dan Tjahjo Kumolo (Menteri Dalam Negeri) tersebut, Jokowi mengatakan, pengembangan sampah menjadi sumber listrik penting dilakukan.

"Ini bisa nambah sumber listrik kita," katanya di Kantor Presiden Jumat (5/2).

Selain untuk menambah sumber energi, Jokowi mengatakan, pemanfaatan sampah menjadi sumber energi listrik juga bisa digunakan untuk mengatasi permasalahan sampah di kota besar. 

"Masalah sampah ini sudah dirapatkan berapa kali, saya harap ini terakhir dan bisa dilaksanakan dan saya minta ada penggunaan teknologi agar penggunaan sampah bisa efektif dan hilang dari kota besar," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×