kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Jika Harga Minyak US$ 80 per Barel, Harga BBM Subsidi Turun


Jumat, 31 Oktober 2008 / 15:30 WIB


Reporter:

JAKARTA. Melorotnya harga minyak dunia memicu pemerintah mempertimbangkan untuk menggunting harga bahan bakar minyak bersubsidi (BBM). Pemerintah pun menggulirkan rencana memangkas harga BBM bersubsidi pada tahun depan apabila harga rata-rata minyak mentah dunia berada di bawah US$ 80 per barel.

 Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan keputusan menurunkan harga BBM bersubsidi tergantung dari harga rata-rata minyak mentah di pasar internasional, tingkat nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat, dan jumlah subsidi yang masih dibutuhkan.

"Kala rata-rata harga crude oil terus turun, harga BBM bersubsidi bisa diturunkan," ujar Jusuf Kalla

Cuma, Wapres mengaku bahwa pemerintah belum memiliki taksiran persentase penurunan harga BBM bersubsidi. ""Kondisi ekonomi sudah berubah, kurs juga berubah, jadi perlu dihitung kembali berapa besar penurunannya," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×