kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Jero Wacik berubah pandangan soal harga BBM


Senin, 29 April 2013 / 11:18 WIB
ILUSTRASI. Hindari Pakaian Ketat, Pahami 5 Penyebab Warna Kulit Ketiak Lebih Gelap


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Rencana kebijakan pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) makin buram saja. Setelah melontarkan wacana dua harga BBM bersubsidi, kali ini Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) melontarkan wacana satu harga BBM bersubsidi.

"Ada harapan biar satu harga BBM (bersubsidi) saja , lebih praktis dan rakyat siap kok. Rakyat sudah mengerti," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik saat hendak menghadiri rapat terbatas soal kebijakan BBM bersubsidi di Istana Negara, Senin (29/4).

Sebelumnya, pemerintah mewacanakan dua harga BBM bersubsidi. Namun atas rencana itu, banyak kritikan, terutama dalam hal pengawasan. Menurut pengamat, skema dua harga BBM bersubsidi bisa meningkatkan perilaku penimbunan.

Sebelumnya, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan, rencana kebijakan dua harga BBM bersubsidi dibatalkan karena kementerian ESDM, Pertamina dan Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Migas tidak siap menjalankan kebijakan tersebut.

Meskipun demikian, Jero Wacik bilang, presiden sampai saat ini belum mengambil keputusan apakah menyetujui kebijakan satu harga atau dua harga BBM bersubsidi. Untuk finalisasi kebijakan itu, Presiden hari ini menggelar rapat terbatas. Apakah rapat kali ini akan ada keputusan soal perubahan harga BBM bersubsidi? Kita tunggu saja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×