kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Jaksa hadirkan lima saksi dalam sidang Nunun


Senin, 09 April 2012 / 10:48 WIB
ILUSTRASI. Jeruk dapat dimanfaatkan sebagai cara memutihkan wajah secara alami.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Edy Can

JAKARTA. Sidang dugaan suap dengan terdakwa Nunun Nurbaeti kembali digelar. Dalam persidangan kali ini, jaksa menghadirkan lima orang saksi.

Kelima saksi itu yakni bekas Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004-2009 Miranda Goeltom, dua orang bekas Komisaris PT First Mujur Plantation Indonesia Yan Eli Siahaan dan Ronald Harijanto, Sekretaris Jendral Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Nining Indra Saleh dan istri Ferry Yen, Linda Suryadi.

Salah satu saksi yakni Miranda telah datang. Dia mengaku telah siap memberikan kesaksian dalam dugaan suap tersebut.

Dalam kasus ini, Nunun didakwa telah memberikan sejumlah cek perjalanan Bank Internasional Indonesia (BII) senilai total Rp 20,8 miliar ke sejumlah anggota DPR 1999-2004 melalui Arie Malangjudo. Cek tersebut merupakan bagian total 480 lembar cek BII senilai Rp 24 miliar yang diberikan kepada anggota DPR periode 1999-2004. Pemberian cek itu dilakukan supaya Miranda terpilih sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×