kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Jajaki kerjasama UKM dari Jepang


Selasa, 03 Februari 2015 / 09:38 WIB
ILUSTRASI. Manfaat buah naga merah untuk kesehatan tubuh.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah tengah menjajaki kerjasama dengan pengusaha segmen Usaha Kecil dan Menegah (UKM) asal Jepang. Dengan kerjasama ini, pemerintah berharap pengusaha UKM asal Jepang bisa memproduksi barang di Indonesia.

Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengatakan, pengusaha UKM asal Jepang yang akan digandeng adalah pengusaha di sektor industri pendukung seperti UKM yang memproduksi aksesori untuk otomotif dan elektronik. Rachmat tak khawatir kerjasama dengan UKM asing ini bakal mematikan UKM yang sudah ada di dalam negeri.

Maklum, selama ini di Indonesia sudah banyak UKM di industri pendukung, termasuk pendukung industri otomotif. Justru, "Kita harus menggabungkan (teknologi dari UKM asing dan lokal). Jadi ada transfer ilmu," ujarnya. Harapannya, ke depan Indonesia memiliki UKM yang berkualitas untuk mendukung industri besar yang ada di dalam negeri.

Wakil Presiden Jusuf Kalla bilang, upaya seperti ini akan bisa mengurangi impor Indonesia. Maklum, selama ini impor untuk produk pendukung masih cukup besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×