kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Ini sektor usaha yang kembali sokong penerimaan pajak di tahun 2021


Senin, 27 September 2021 / 06:04 WIB
ILUSTRASI. Penerimaan pajak di tahun ini bakal kembali meleset dari target APBN


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Penerimaan pajak di tahun 2021 diproyeksi bakal kembali gagal mencapai target. Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan, pendapatan pajak akan tekor Rp 87,1 triliun di tahun ini. 

Perkiraan tersebut bahkan lebih besar dari prediksi terkait shortfall penerimaan pajak yang diungkapkan pemerintah pada pertengahan tahun lalu, yang hanya Rp 53,3 triliun. 

Dengan demikian, Sri Mulyani memperkirakan penerimaan pajak hanya akan mencapai 92,9% dari target yang telah ditetapkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 yang sebesar Rp 1.229,6 triliun. 

Meski ada kemungkinan shortfall tersebut, Pengamat Pajak Danny Darussalam Tax Center (DDTC), Darussalam, menilai masih ada beberapa sektor usaha yang akan berdaya dalam memberikan pemasukan pajak. 

Baca Juga: Sektor-sektor ini bisa jadi sumber shortfall penerimaan pajak tahun 2021

“Seperti contohnya sektor manufaktur, perdagangan, dan pertambangan,” ujar Darussalam kepada Kontan.co.id, Minggu (26/9). 

Pasalnya, ketiga sektor tersebut sudah menunjukkan adanya perbaikan kinerja, karena beberapa faktor seperti peningkatan harga komoditas, peningkatan permintaan, adanya insentif pajak, serta konsumsi domestik yang membaik. 

Kemudian, dalam rangka meningkatkan kinerja penerimaan sekaligus mengurangi risiko shortfall pajak, Darussalam minta pemerintah fokus kepada sektor yang memiliki pertumbuhan ekonomi bagus tetapi kontribusinya pada penerimaan masih rendah. 

“Seperti contohnya, sektor pertanian dan konstruksi. Karena, peningkatan ekonomi di sektor-sektor tersebut masih memiliki daya ungkit yang relatif kecil pada penerimaan,” tandasnya. 

Selanjutnya: 4 Sektor usaha ini berpotensi jadi penyumbang shortfall tahun 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×