kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Ini permintaan Gubernur Kaltim ke presiden


Rabu, 15 April 2015 / 14:07 WIB
ILUSTRASI. Ini 10 Saham Net Sell Terbesar Asing Saat IHSG Rebound pada Kamis (2/11)


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendorong pemerintah pusat mengeluarkan aturan ketat soal pembangunan pembangkit listrik di daerahnya. Caranya, dengan mewajibkan semua perusahaan tambang di Kaltim membangun power plant-nya sendiri.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Kaltim Awang Faruk ketika bertemu presiden Joko Widodo (Jokowi) siang ini. Awang bilang, jika semua perusahaan tambang membangun power plannya sendiri, maka masalah kelangkaan listrik bisa teratasi.

Menurutnya, aturan yang paling tepat berupa Instruksi Presiden (Inpres), sebab kalau hanya Peraturan Gubernur masih kurang kuat. "Dengan begitu, maka kondisi Kaltim yang sekarang byarpet bisa teratasi," ujar Awang, Rabu (15/4) di Istana Negara, Jakarta.

Terkait itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago mengatakan, usul itu cukup baik, dan akan dikaji oleh pemerintah pusat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×