kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Ini dua skema mitigasi Kemenkop untuk atasi UMKM terdampak Covid-19


Rabu, 15 April 2020 / 19:53 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki .


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wabah Covid-19 menggerogoti para pelaku UMKM di Indonesia. Terlebih ada lebih dari 90% UMKM di Indonesia masuk dalam kategori mikro yang berarti bergantung pada pemasukan dari keseharian.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menuturkan ada dua skema mitigasi yang dilakukan guna atasi dampak tersebut. Skema pertama ialah mekanisme ekonomi kepada UMKM yang masih bertahan.

Kedua ialah mekanisme bantuan sosial (bansos). Mekanisme bantuan sosial ditujukan kepada UMKM level mikro dan ultra mikro yang sudah tidak dapat lagi berjualan atau beroperasi.

Baca Juga: Menteri Teten sebut usaha mikro ngos-ngosan, nafasnya sudah habis

Teten menambahkan, berdasarkan hasil ratas bersama Presiden Joko Widodo, disetujui mitigasi bagi UMKM yang terdampak Covid-19. Pertama ialah stimulus relaksasi kredit cicilan dan bunganya selama enam bulan untuk penerima KUR maupun juga penerima kredit ultra mikro di bawah Rp 10 juta yang disalurkan lewat LPDB, PNM, Bahana Ventura dan Pegadaian.

"Juga kredit ultra mikro di bawah Rp 1 juta untuk koperasi simpan pinjam, BPR termasuk bank syariah dan fintech, jadi kita cover semua," jelas Teten dalam teleconference BNPB, Rabu (15/4).

Kedua, pemerintah akan memberikan suntikan pembiayaan kredit baru khususnya untuk ultra mikro. Penyaluran akan menggunakan seluruh saluran kredit baik melalui KUR, yang nanti akan diperluas lewat berbagai saluran seperti BLU, koperasi simpan pinjam, BPR, BMT dan sebagainya.

Ia juga menambahkan yang lainnya tentunya sudah diambil keputusan yaitu penghapusan pajak selama enam bulan untuk UMKM.

Selain itu pihaknya juga sedang menyiapkan program untuk perluasan bansos bagi ultra mikro yang memang sudah tidak bisa lagi berusaha.

"Kita masukkan di dalam program bansos yang akan diperluas termasuk juga kartu pra kerja," imbuhya.

Program lain untuk stimulus ekonomi adalah program yang memberikan stimulus daya beli produk UMKM, agar permintaan tetap ada.

Baca Juga: Insentif corona bagi UMKM berlaku bagi yang bisnisnya sehat

Teten juga menyebut program integrasi pelaksanaan bantuan sosial kartu sembako murah yang melibatkan warung-warung tradisional.

"Saya kira beberapa program yang sebelumnya sudah disetujui bagaimana juga belanja Kementerian dan Lembaga terhadap produk UMKM ini sudah diinstruksikan oleh Presiden," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×