kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.085   5,00   0,03%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Indonesia - Singapura Akan Teken Kerja Sama Industri Panel Surya


Selasa, 14 Maret 2023 / 15:05 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Pemerintah Indonesia akan menandatangani persetujuan dengan pemerintah Singapura terkait kerja sama pembangunan industri panel surya.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah Indonesia akan menandatangani persetujuan dengan pemerintah Singapura terkait kerja sama pembangunan industri panel surya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, penandatanganan persetujuan tersebut akan dilaksanakan pada pekan ini.

"Kami akan sign agreement dengan pemerintahan Singapura, this week. Terkait solar panel industry, sehingga nanti akan end to end," tutur Luhut dalam acara Indonesia Leading Economic Forum 2023, Selasa (14/3) di Jakarta.

Luhut juga menjelaskan, proyek memiliki potensi nilai hingga US$ 50 miliar.

Baca Juga: Insentif Motor Listrik, Untuk Produsen Atau Konsumen?

Dengan adanya penandatanganan ini, Indonesia diharapkan mampu memproduksi solar panel sendiri, bahkan hingga baterai.

Sehingga nantinya, ekspor yang dilakukan Indonesia bukan hanya terbatas pada bahan mentah saja, tetapi bahan jadi. Tentu ini akan mendongkrak nilai ekspor Indonesia.

Selain dari sisi ekonomi, Luhut juga yakin, upaya ini akan memperkuat landasan Indonesia untuk menuju lingkungan yang lebih hijau.

"Jadi, Indonesia tidak bisa kembali ke 10 tahun lalu, yang hanya ekspor barang mentah. Negara-negara lain tidak bisa membodohi kita sekarang," tandasnya.

Baca Juga: Soal Kuota Subsidi Motor Listrik, Menperin Minta Produsen Tingkatkan TKDN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×