kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Indonesia menjadi kekuatan ekonomi baru dunia?


Rabu, 08 Januari 2014 / 08:44 WIB
ILUSTRASI. Ikut berdonasi untuk anak-anak Indonesia di pedalaman hanya dengan beli KFC Bucket pada periode 16-17 Agustus 2022 (dok/KFC)


Sumber: Kompas.com | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Empat negara disebut-sdebut bakal menjadi kekuatan baru ekonomi dunia. Mereka adalah Meksiko, Indonesia, Nigeria, dan Turki, atau disingkat MINT.

Demikian disampaikan Menteri Keuangan Chatib Basri, usai menerima kunjungan Jim O’Neill, ekonom senior dari Goldman Sachs, beberapa waktu lalu.

“Dia tanya mengenai Indonesia. Jadi dilihat dari perkembangan terakhir memang BRICS ini istilah dia tidak sepenuhnya relevan lagi sekarang,” kata Chibi usai melantik pejabat eselon II Kementerian Keuangan, di Jakarta, Selasa (7/1/2014).

Sekadar informasi, BRICS terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (South Africa), yang sebelumnya disebut juga oleh Jim sebagai negara-negara baru kekuatan ekonomi dunia. Kini, Jim menambahkan MINT masuk ke dalam daftar negara baru kekuatan ekonomi dunia.

Chatib mengatakan, menurut Jim kesamaan diantara empat negara MINT yang menjadi faktor pendorong kekuatan ekonominya yakni pasar yang besar, dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi tinggi.

 “Tantangannya, waktu interview dengan Jim, yang dia tanya terus dan dia concern, dan saya kira itu masuk akal adalah infrastruktur,” ungkap mantan Kepala BPKM itu. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×