kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45995,98   2,63   0.26%
  • EMAS967.000 0,00%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Indonesia Ingin ASEAN Dilibatkan dalam Rantai Pasok Kesehatan Global


Sabtu, 14 Mei 2022 / 10:29 WIB
Indonesia Ingin ASEAN Dilibatkan dalam Rantai Pasok Kesehatan Global
Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan para pemimpin negara-negara ASEAN dengan Wakil Presiden AS Kamala Harris di Washington DC, Jumat, 13 Mei 2022.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Isu kesehatan merupakan salah satu prioritas presidensi Indonesia di G-20. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya penguatan kemitraan ASEAN-AS untuk mengantisipasi pandemi yang akan datang.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri working lunch dengan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris, Jumat (13/5) di Departemen Luar Negeri AS, Washington DC.

Salah satu yang didorong Indonesia adalah terbentuknya kemandirian industri kesehatan kawasan. Dalam hal ini Jokowi mendorong AS berperan melalui dukungan investasi, kerja sama riset, transfer teknologi, dan akses ke bahan baku produksi.

"AS dapat berperan penting disini melalui dukungan investasi, kerja sama riset, transfer teknologi, dan akses ke bahan baku produksi," kata Jokowi dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Sabtu (14/5).

Dimana tujuan jangka panjang dari kemandirian industri kesehatan, yaitu mendorong keterlibatan negara ASEAN dalam rantai pasok kesehatan global.

Baca Juga: Jokowi Mendapatkan Kehormatan Membalas Toast Presiden AS Joe Biden

Selain mendorong kemandirian industri kesehatan, upaya mengatasi pandemi juga dilakukan dengan kerjasama pembangunan sistem deteksi dini yang lebih efektif. Adapun bentuk kerja sama yang dapat dilakukan antara lain dalam bentuk pertukaran informasi dan penguatan kapasitas deteksi.

Ia menambahkan bahwa bersama AS, ASEAN dapat mengembangkan ASEAN Regional Reserve of Medical Supplies, sehingga dapat menjadi inventory buffer kebutuhan kesehatan di kawasan.

“Solusi kesehatan tingkat kawasan penting sekali untuk diperkuat guna menangani pandemi global seperti Covid-19,” ujarnya.

Persoalan pembiayaan juga menjadi faktor yang diperlukan dalam mengantisipasi pandemi di masa mendatang. Maka Indonesia berharap negara sahabat dapat mendukung pembiayaan kesehatan kawasan atau ASEAN Covid-19 Response Fund.

Baca Juga: Tahun 2024, Angka Stunting Ditargetkan Turun di Bawah 14%

"ASEAN menggalang dukungan pembiayaan penanganan Covid-19 di kawasan lewat dukungan negara sahabat,” ujar Jokowi.

Jokowi kembali menegaskan bahwa untuk membangun ketahanan kesehatan global, diperlukan penguatan ketahanan nasional dan kawasan. Maka Amerika Serikat dapat berperan banyak untuk penguatan ketahanan kesehatan baik di tingkat nasional maupun tingkat kawasan dan global.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×