kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.684.000   -8.000   -0,47%
  • USD/IDR 16.402   2,00   0,01%
  • IDX 6.611   79,34   1,21%
  • KOMPAS100 984   15,91   1,64%
  • LQ45 771   9,38   1,23%
  • ISSI 202   3,13   1,57%
  • IDX30 399   4,44   1,13%
  • IDXHIDIV20 480   6,05   1,28%
  • IDX80 112   1,52   1,38%
  • IDXV30 117   1,02   0,88%
  • IDXQ30 132   1,54   1,18%

Indonesia dan Federasi Mikronesia tingkatkan kerjasama


Rabu, 18 Juli 2018 / 14:10 WIB
Indonesia dan Federasi Mikronesia tingkatkan kerjasama
KUNJUNGAN KENEGARAAN PRESIDEN FEDERASI MIKRONESIA


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo dan Presiden Federasi Serikat Mikronesia H.E. Peter M. Christian akhirnya telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang maritim dan ekonomi.

Presiden Jokowi mengatakan, sebagai sesama negara kepulauan, baik Indonesia dan Mikronesia menilai kedua sektor itu sangat diperlukan. Sekadar tahu saja, Mikronesia memiliki 600 pulau sementara Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau.

Maka dari itu, dalam pertemuan yang dilaksanakan di Istana Kepresidenan Bogor hari ini, Rabu (18/7), Indonesia menawarkan pesawat n219 kepada Mikronesia. Adapun pesawat itu diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia yang bisa digunakan sebagai pesawat angkut antarpulau.

"Presiden Christian besok akan berkunjung ke PT DI di Bandung," ungkapnya kepada wartawan. Sementara untuk bidang ekonomi, kedua kepala negara ini juga sepakat untuk meningkatkan interaksi pengusaha. "Dalam kaitan ini saya mengundang Federasi Pebisnis Mikronesia untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia 2018," tambah Jokowi.

Kemudian, untuk meningkatkan hubungan kedua negara, Indonesia berniat menunjuk konsul kehormatan untuk Federasi Mikronesia. Lalu yang terakhir, Indonesia juga menawarkan beasiswa dan kerja sama pembangunan di berbagai bidang. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan hubungan antarmasyarakat.

Di kesempatan yang sama juga Presiden Christian menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Indonesia atas bantuan teknis yang diberikan. "Bantuan pembangunan ekonomi, untuk membantu kami menghadapi tantangan yang dihadapi rakyat di Makronesia untuk mengembangkan negaranya sendiri." ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×