kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ical: Ada kepentingan politik pembentukan kabinet


Sabtu, 25 Oktober 2014 / 15:55 WIB
ILUSTRASI. Paket Mabar ala Richeese Factory hadirkan diskon untuk menu Fire Flying Chicken 1 ayam utuh


Sumber: TribunNews.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, menduga memang ada kepentingan politik dalam pembentukan kabinet Presiden Joko Widodo. Namun, kata pria yang populer disapa Ical itu, Presiden Joko Widodo harus lihai dalam mengelolanya.

"Saya kira tentu ada kepentingan. Masa kepentingan tidak ada? Tapi semua itu harus dikelola dengan baik oleh presiden dan wakil presiden," ujar Ical di Jakarta, Sabtu (25/10).

Menurut Ical, setiap presiden dan wakil presiden yang baru menjabat di Indonesia membutuhkan waktu yang berbeda-beda untuk melantik kabinetnya usai pelantikan presiden dan wakil presiden.

"Ada yang satu dua hari. Paling lama empat belas hari. Mudah-mudahan dapat diumumkan secepatnya," kata Ical. Bekas Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat itu menambahkan menentukan sesuatu yang panjang, butuh pengkajian yang dalam. (Eri Komar Sinaga)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×