kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.561.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 17.962   35,00   0,20%
  • IDX 5.843   -99,56   -1,68%
  • KOMPAS100 756   -14,45   -1,88%
  • LQ45 586   -8,84   -1,49%
  • ISSI 200   -5,05   -2,46%
  • IDX30 327   -4,46   -1,35%
  • IDXHIDIV20 420   -3,84   -0,91%
  • IDX80 87   -1,58   -1,80%
  • IDXV30 115   -1,30   -1,12%
  • IDXQ30 107   -1,12   -1,04%

Hoaks! foto diduga mayat korban virus corona bergelimpangan di China


Kamis, 30 Januari 2020 / 16:07 WIB
ILUSTRASI. Petugas memantau berita di jejaring media sosial dengan menggunakan aplikasi berbasis web Taboo (Tangkal dan Analisa Berita Bohong) di Diskominfo Kota Denpasar, Bali, Senin (20/5/2019).


Reporter: kompas.com, SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Sebuah foto yang menampilkan sekelompok orang tergeletak di jalanan yang diduga merupakan korban wabah virus corona beredar di media sosial Facebook pada Rabu (29/1).

Unggahan tersebut dibubuhi dengan narasi yang berisi: foto orang tergeletak itu diduga berlokasi di Kota Wuhan, China. Sudut pengambilan foto tersebut disebut-sebut menggunakan satelit.

Bunyi narasinya:

Baca Juga: Malaysia gencar tangkap penyebar hoaks virus corona, Indonesia?

"Keterangan Foto Mayat mayat orang Cina bergelimpangan di jalan jalan kota Wuhan Cina foto di ambil dari Satelit
*Azab Untuk China Komunis*

China menyiksa dan membunuh suku Uyghur.

China menindas dan menyiksa ummat Islam di Xinjiang.

China memutilasi tubuh manusia untuk diperjual belikan.

China dengan kemajuan teknologi militernya ingin mencaplok wilayah laut Indonesia.

China menggunakan uang dan tipu daya merusak negara-negara lain demi memperluas amvisi kekuasaannya.

China merasa hebat dan mampu untuk menundukkan negara-negara bodoh peminjam uang.

China merasa sombong dengan kekejaman dan tipu daya komunismenya.

Kini Allah mengirim azab berupa tentara kecil yang tak terlihat untuk mengazab dan menghancurkan mereka, tentara kecil Allah itu tidak memiliki nuklir dan tidak butuh peralatan perang.

Demikianlah Allah menghinakan bangsa yang akan dibinasakannya.




TERBARU

[X]
×