kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.778   18,00   0,11%
  • IDX 8.924   65,17   0,74%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,46   0,64%
  • ISSI 322   1,22   0,38%
  • IDX30 443   0,11   0,02%
  • IDXHIDIV20 515   -0,74   -0,14%
  • IDX80 136   1,03   0,76%
  • IDXV30 143   1,12   0,79%
  • IDXQ30 141   -0,35   -0,24%

Harga Cabai Menggila, Inflasi Desember 2025 Tak Terbendung


Senin, 05 Januari 2026 / 12:20 WIB
Harga Cabai Menggila, Inflasi Desember 2025 Tak Terbendung
ILUSTRASI. Harga Cabai Merah Naik (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (yoy) pada Desember 2025 sebesar 2,92%, meningkat dibandingkan Desember 2024 yang hanya 1,57%.

Adapun inflasi tahunan pada Desember 2025 terjadi di seluruh komponen Indeks Harga Konsumen (IHK).

Salah satu pemicu utama tekanan inflasi berasal dari kelompok harga bergejolak, terutama komoditas pangan seperti cabai yang harganya melonjak tajam.

Baca Juga: BPS Catat Surplus Neraca Dagang Naik Menjadi US$ 2,66 Miliar per November 2025

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan bahwa komponen harga bergejolak mengalami inflasi tahunan sebesar 6,21% dengan andil inflasi mencapai 1,01%.

Kenaikan harga pada kelompok ini terutama didorong oleh cabai merah dan cabai rawit, selain ikan segar, beras, daging ayam ras, bawang merah, serta telur ayam ras.

Selain harga bergejolak, inflasi Desember 2025 juga ditopang oleh komponen inti yang mencatat inflasi tahunan sebesar 2,38%.

Komponen ini menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil mencapai 1,53%.

"Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komponen inti antara lain emas perhiasan, minyak goreng, biaya sewa rumah, biaya akademi atau perguruan tinggi, dan kopi bubuk," ujar Pudji dalam Konferensi Pers, Senin (5/1/2026).

Sementara itu, komponen harga yang diatur pemerintah mengalami inflasi tahunan sebesar 1,93% dengan andil inflasi sebesar 0,38%.

Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi pada kelompok ini meliputi tarif air minum perpipaan yang terjadi di 13 wilayah, sigaret kretek mesin (SKM), bensin, serta sigaret kretek tangan (SKT).

Selanjutnya: Beli Minyak Rusia, Trump Ancam Kerek Tarif India

Menarik Dibaca: Promo HokBen Spesial Musim Hujan, Beli Hoka Ramen Gratis Bubur Hangat Khas Jepang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×