Reporter: Noverius Laoli | Editor: Adi Wikanto
Jakarta. Harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) diprediksi ikut terkerek akibat naiknya permintaan dan pasokan yang berkurang. Namun kenaikan ini tidak sampai menimbulkan gejolak karena Perum Bulog masih memiliki stok beras lebih dari 2 juta ton.
Bulog segera menggelontorkan pasokan itu melalui Operasi Pasar (OP) di PIBC bila terjadi gejolak harga pangan.
Ketua Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Zulkifli Rasyid mengatakan ada potensi kenaikan harga beras pada akhir tahun ini. Namun kenaikan harga tersebut tidak akan signfikan.
Hal itu terjadi karena masih terdapat panen di sejumlah daerah dan stok beras di gudang Bulog mencapai 2 juta ton dianggap mampu menstabilkan harga beras. "Kalau kenaikan harga beras ada, tapi kalau gejolak tidak," ujar Zulkifli kepada KONTAN, Selasa (4/10).
Ia memprediksi kenaikan harga beras untuk tiga bulan terakhir tidak lebih dari Rp 500 per kg. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang kenaikannya mencapai Rp 3.000 - Rp 4.000 per kg sehingga menimbulkan gejolak.
Sebagai perbandingan saat ini harga beras di PIBC sebesar IR-64 I Rp 10.000 per kg, IR-64 II Rp 8.800 per kg dan IR-64 III Rp 7.800 per kg. Kenaikan harga beras diprediksi mulai terjadi akhir Oktober atau awal November.
Sampai 3 Oktober 2016, stok beras di PIBC sebesar 42.193 ton. Dimana stok awal sebesar 41.231 ton. Dimana pemasukan pada 3 Oktober sebesar 4.557 ton dan pengeluaran 3.595 ton.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyakini tidak akan terjadi gejolak harga beras pada akhir tahun karena Kemtan sudah mengantisipasinya dengan melakukan metode menanam pada pada lahan tandah hujan dan lahan kering melalui pemanfaatan jaringan irigasi. Ia mengatakan pihanya akan menggerakkan pompa air yang menganggur, membangun embung, longstorage, dam parit, dan sumur air tanah dangkal.
Metode serupa akan diterapkan untuk tanaman jagung, cabai dan bawang merah. Komoditas ini akan ditanam pada saat off-season sehingga tidak akan terjadi shortage produksi di bulan-bulan tertentu atau di luar panen raya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













