kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Harga bawang tak terkendali, Mendag temui Mentan


Rabu, 13 Maret 2013 / 13:37 WIB
ILUSTRASI. IHSG diperkirakan bergerak dengan level support 6.593-6.555 dan level resistance 6.678-6.725.


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku akan mengambil sikap untuk mengatasi kenaikan harga bawang yang di beberapa daerah sudah mencapai harga Rp 100.000 per kilogram (kg).

"Ini agak terkait dengan proses pemberian rekomendasi dan proses pemberian izin (impor bawang putih). Itu yang akan kami sikapi," kata Gita saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/3).

Menurutnya, Ia akan melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian siang ini. Pihaknya akan berusaha mengambil langkah untuk menekan harga bawang putih. Gita menuturkan, melonjaknya harga bawang disebabkan oleh naiknya permintaan saat pasokannya terbatas.

"Penurunan pasokan itu sebagian karena proses administrasi atau rekomendasi dan pemberian izin (impor)," terangnya. Seperti diketahui, harga bawang putih di sejumlah daerah terus melonjak hingga pada kisaran Rp 100.000,-.

Indonesia sendiri selama ini lebih banyak mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sepanjang tahun 2012, Indonesia mengimpor 415.000 ton bawang putih dari beberapa negara dengan nilai US$ 242,3 juta atau senilai Rp 2,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×