kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Harga bawang tak terkendali, Mendag temui Mentan


Rabu, 13 Maret 2013 / 13:37 WIB
ILUSTRASI. IHSG diperkirakan bergerak dengan level support 6.593-6.555 dan level resistance 6.678-6.725.


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku akan mengambil sikap untuk mengatasi kenaikan harga bawang yang di beberapa daerah sudah mencapai harga Rp 100.000 per kilogram (kg).

"Ini agak terkait dengan proses pemberian rekomendasi dan proses pemberian izin (impor bawang putih). Itu yang akan kami sikapi," kata Gita saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/3).

Menurutnya, Ia akan melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian siang ini. Pihaknya akan berusaha mengambil langkah untuk menekan harga bawang putih. Gita menuturkan, melonjaknya harga bawang disebabkan oleh naiknya permintaan saat pasokannya terbatas.

"Penurunan pasokan itu sebagian karena proses administrasi atau rekomendasi dan pemberian izin (impor)," terangnya. Seperti diketahui, harga bawang putih di sejumlah daerah terus melonjak hingga pada kisaran Rp 100.000,-.

Indonesia sendiri selama ini lebih banyak mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sepanjang tahun 2012, Indonesia mengimpor 415.000 ton bawang putih dari beberapa negara dengan nilai US$ 242,3 juta atau senilai Rp 2,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×