kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Harga bawang tak terkendali, Mendag temui Mentan


Rabu, 13 Maret 2013 / 13:37 WIB
ILUSTRASI. IHSG diperkirakan bergerak dengan level support 6.593-6.555 dan level resistance 6.678-6.725.


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku akan mengambil sikap untuk mengatasi kenaikan harga bawang yang di beberapa daerah sudah mencapai harga Rp 100.000 per kilogram (kg).

"Ini agak terkait dengan proses pemberian rekomendasi dan proses pemberian izin (impor bawang putih). Itu yang akan kami sikapi," kata Gita saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/3).

Menurutnya, Ia akan melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian siang ini. Pihaknya akan berusaha mengambil langkah untuk menekan harga bawang putih. Gita menuturkan, melonjaknya harga bawang disebabkan oleh naiknya permintaan saat pasokannya terbatas.

"Penurunan pasokan itu sebagian karena proses administrasi atau rekomendasi dan pemberian izin (impor)," terangnya. Seperti diketahui, harga bawang putih di sejumlah daerah terus melonjak hingga pada kisaran Rp 100.000,-.

Indonesia sendiri selama ini lebih banyak mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sepanjang tahun 2012, Indonesia mengimpor 415.000 ton bawang putih dari beberapa negara dengan nilai US$ 242,3 juta atau senilai Rp 2,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×